 |
 |
 |
|
Tuesday, March 11, 2008
Sekuntum Do'a Kami Menjelang Walimatul 'Ursy
Ya Allah...
Andai Engkau berkenan, limpahkanlah kepada kami cinta yang Engkau jadikan pengikat rindu Rasulullah dengan Khadijah Al-Qubra. Yang Engkau jadikan mata air kasih sayang Ali Bin Abi Thalib dengan Fatimah Az-Zahra. Yang Engkau jadikan penghias keluarga nabi-Mu yang suci.
Ya Allah...
Andai semua itu tak layak bagi kami, maka cukupkanlah permohonan kami dengan Ridho-Mu. Jadikanlah kami sebagai suami istri yang saling mencintai, saling menjaga kehormatan di kala jauh, saling menghibur di kala duka, saling mengingatkan di kala bahagia, saling mendo'akan dalam kebaikan dan taqwa, saling menyempurnakan dalam beribadah.
Ya Allah...
Sempurnakanlahkebahagiaan kami, dengan menjadikan pernikahan ini sebagai ibadah kepada-Mu dan bukti ketaatan serta cinta kami kepada Rasul-Mu.
Amiin...
Posted at 03:27 pm by atik
Permalink
Wednesday, May 23, 2007
Sayangku....Aku bahagia bersamamuSaat kau pilih aku sebagai permaisuri hatimuIndahnya saat itu Kenangan terindah yang kuimpikan dalam hidupkuKini kita hampir melalui satu detikDetik paling bermakna dalam hidup kitaDetik yang akan menyatukan cinta kitaSemoga Dikau bahagia di sampingkuAkan kucoba menjadi ratu di hatimuMahligai kasih kita akan bersemi kini dan selamanya
Posted at 03:04 pm by atik
Permalink
Berartinya Diriku karena Dirimu
Cinta adalah anugrah terindah dari Yang Kuasa
Yang bila terasa betapa indahnyaSungguh lemah dirikuTak berarti hidupkuBila Tak ada dirimuAndai bisa akan kubalasSemua yang pernah engkau berikanTerima Kasih darikuAtas ketulusanmu menyayangi dirikuAku ada karena Kau pun adaDengan cintaKau buat diriku hidup selamanya.... (Yayang, Akhir Mei 2007)
Posted at 02:11 pm by atik
Permalink
Tuesday, May 22, 2007
Wahai gerimis senja..... Nyanyikan lagu rindu pada kekasih nun jauh di sana. Rindu yang tak pernah terkikis duka. Nyanyikan suara hatiku yang selalu menyebut namanya.
Wahai angin yang berhembus... Sampaikan salamku padanya bahwa tak ada yang lebih indah selain saat-saat bersamanya. Bawalah dia ke pelukanku kembali. Di sini aku selalu menanti dengan penuh harapan.
(Yayang, awal Mei 2007)
Posted at 03:32 pm by atik
Permalink
Saturday, July 15, 2006
Dua Tahun Perjalanan Kami
Dua tahun sudah aku meniti perjalanan cintaku bersama Aa' Iim. Kami sangat bahagia meskipun tak sedikit kerikil-kerikil tajam yang selalu menguji kami. Tapi Alhamdulillah, cobaan yang silih berganti menerpa kami justru membuat kami semakin dewasa dan mengerti arti kehidupan yang sebenarnya.
Ya Allah.....
Terima kasih Engkau berkenan mempertemuakan aku dengannya. Banyak sekali yang telah ia lakukan demi kebahagiaanku. Meskipun aku sangat paham dengan kelebihan dan kekurangannya, namun aku tak bisa memungkiri bahwa karena kebaikannya itulah, aku temukan sesuatu yang belum pernah kurasa sebelumnya.
Hidupku jauh lebih berwarna setelah kami sepakat merajut tali asmara ini. Hari-hari kami lewati dengan penuh semangat, karena dalam lubuk hati kami telah terbesit sebuah asa nan tulus. Telah terukir sebuah cita-cita mulia di hari depan kami.
Ya Allah...
Engkaulah yang Maha Tahu segalanya. Jika kami boleh meminta, biarkanlah kami menikmati kebersamaan ini sampai kelak. Biarlah hanya takdir-Mu yang mampu memisahkan kami. Ijinkanlah kami menyempurnakan Agama Kami agar kami mendapatkan limpahan Ridho-Mu.
Amin Ya Robbal 'Alamin.
Posted at 12:08 pm by atik
Permalink
Saturday, April 29, 2006
Seandainya Eangkau telah catatkan dia akan menjadi teman menapaki hidup,
Satukanlah hatinya dengan hatiku,
Titipkanlah kebahagiaan di antara kami agar itu abadi.
Dan ya Allah Yang Maha Mengasihi....
Seiringkanlah kami melayari hidup ini ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tapi Ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan
Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dariku
peliharalah aku dari kekecewaan
Berikanlah aku kekuatan
Melontarkan bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Ya Allah Yang Tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Ya Allah.........
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang Engkau Maha mengetahui segala yang terbaik buat hambaMu ini,
Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku di dunia dan akhirat
Dengarlah rintihan hambaMu yang dhaif ini
Jangan Engkau biarkan aku sendirian di dunia ini maupun di akhirat
Maka, karuniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup ke jalan yang Engkau ridhai.
Posted at 12:59 pm by atik
Permalink
Saturday, June 11, 2005
Pagi yang cerah ini, aku ingin mengukir kata di blok ini, setelah sekian lama tak kukunjungi blok ini. Tulisan ini spesial kubingkis untuk seseorang yang amat sangat berarti dalam hidupku. Seseorang yang telah mengubah warna kehidupanku dari kubangan air mata menjadi canda ria dan senyuman.
Kasih.............
Belum genap satu tahun hubungan yang kita bina. Namun telah banyak onak dan duri yang menghalangi jalan kita. Betapa kini kusadari bahwa ternyata memang tak mudah mempertahankan sebuah ikatan suci ini. Betapa beratnya Allah menguji ketabahan hati kita. Sejak awal kau telah berpesan kepadaku bahwa perjalanan kita pasti banyak penghalangnya. Aku memang sudah siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi.
Kasih............
Walau begitu beratnya cobaan yang selalu menerpa kita, tak pernah sekalipun aku menyesali hubungan ini dan apalagi menyerah. Aku sangat yakin bahwa ini semua hanya ujian Allah karena DIA begitu menyayangi kita. Kita bertemu dan menjalin kasih adalah hanya karena takdir-Nya. Dan jika memang suatu saat nanti kita harus terpisah, biarlah hanya karena kuasa-Nya kita berpisah bukan terpisahkan oleh manusia-manusia seperti mereka yang sangat membenci hubungan kita.
Kasih............
Walau telah berulang kali kukatakan hal ini, tak pernah jemu aku slalu mengulangnya. Kau adalah cahaya hidupku yang senantiasa menerangi jalanku. Kau kebahagiaanku. Bersamamu aku mendapatkan senyumku kembali setelah sekian lama terkubur air mata. Hanya karena kaulah aku memperoleh semangat baru lagi menjalani hidup yang kukira tak ada lagi bahagia untukku. Kau juga separuh nafasku. Betapa pedihnya kurasa hati ini, jika kau sedang terluka. Sampai kapanpun takkan pernah kurelakan seseorang menyakitimu. Kau juga satu-satunya harta bagi jiwaku. Tak sanggup kubayangkan jika harus kehilanganmu.
Kasih..............
Semoga kau tahu ketulusan cintaku meskipun tak pernah kuucap lewat lisanku. Kuharap kau dapat merasakan sentuhan kasih sayangku yang benar-benar tulus hanya untukmu seorang, meskipun aku tak mampu memberikan yang terbaik untukmu. Jangan pernah berpikir aku tidak bahagia di sisimu. Jangan pula kau cari cara untuk membahagiakan aku. Aku sudah benar-benar bahagia bisa memiliki cinta dan kasih sayang darimu. Bagiku apa yang telah kau berikan kepadaku selama ini adalah suatu kebahagiaan yang tak ternilai harganya.
Di ujung tulisanku ini, aku ingin berharap sesuatu kepadamu. Jika hanya cinta dan kasih sayang yang kau punya untuk membahagiakan aku, ijinkanlah hati ini merawat taman cinta itu. Dan jika hanya kesedihan yang kau punya, ijinkanlah jiwa dan ragaku senantiasa mendampingi langkahmu, menemanimu dalam suka dan duka. Ijinkan pula aku ikut merasakan air matamu saat sedih bertandang kepadamu dan ikut tersenyum di kala bahagiamu.
Posted at 09:56 am by atik
Permalink
Saturday, May 21, 2005
Potongan Kata Hati
Tuhan memberikan kita dua kaki untuk berjalan,dua tangan untuk memegang,dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat.
Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati pada kita?
Karena Tuhan telah memberikan sekeping lagi hati pada seseorang untuk kita mencarinya. Itulah Cinta ...
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba.
Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup.
Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi, jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Cinta datang....
kepada orang yang masih mempunyai harapan, walaupun mereka telah dikecewakan.
Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati.
Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan
Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.
Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya.
Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah sebelum bertemu dengan orang yang tepat ...
kita harus mengerti bagaimana berterimakasih atas karunia tersebut.
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat dan kemarahan menjadi rahmat.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
Seandainya kamu ingin mencintai atau memiliki hati seorang gadis,
ibaratkanlah seperti menyunting sekuntum mawar merah.
Kadangkala kamu mencium harum mawar tersebut,
tetapi kadangkala kamu terasa bisa duri mawar itu menusuk jari.
Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu, hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.
Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati,
sehingga kamu kehilangannya.
Pada saat itu, tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi.
Cintailah seseorang itu atas dasar siapa dia sekarang dan bukan siapa dia sebelumnya.
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi, kiranya kamu benar-benar mencintainya setulus hati.
Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta PALSU.
Kemungkinan apa yang kamu sayangi atau cintai tersimpan keburukan didalamnya dan kemungkinan apa yang kamu benci tersimpan kebaikan didalamnya.
Cinta kepada harta artinya bakhil,
cinta kepada perempuan artinya alam,
cinta kepada diri artinya bijaksana,
cinta kepada mati artinya hidup dan cinta kepada
Tuhan artinya Takwa.
Lemparkan seorang yang bahagia dalam bercinta kedalam laut, pasti ia akan membawa seekor ikan.
Lemparkan pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam gudang roti,pasti ia akan mati kelaparan.
Seandainya kamu dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam,
tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih,
dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar canang yang gemericing.
Cinta adalah keabadian dan kenangan adalah hal terindah yang pernah dimiliki.
Siapapun pandai menghayati cinta, tapi tak seorangpun pandai menilai cinta
karena cinta bukanlah suatu objek yang bisa dilihat oleh kasat mata,
sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan.
Posted at 02:24 pm by atik
Permalink
Wednesday, May 18, 2005

Terima Kasih
Untuk segala yang telah kau beri untukku
Terima Kasih
Untuk perhatian dan kasih sayangmu untukku
Terima Kasih
Untuk waktu yang telah kau luangkan tuk bersamaku
Terima Kasih
Untuk Do'a yang selalu kau panjatkan untukku
Tak ada yang dapat kuberikan tuk membalas semua pengorbananmu, hanya seuntai kata Terima Kasih dan sejumput Do'a serta sebingkis cinta, kasih sayang, dan kesetiaan yang tulus dari dalam sanubariku. Walau aku tak pernah tahu apakah semua itu kan mampu kita jadikan perisai dari keangkuhan orang-orang yang tak ingin melihat kita bahagia.
Akankah Kita kan mampu mendayung biduk cinta kita ke dermaga impian ?
Akankah Kita dapatkan sebait restu dari mereka ?
Akankah Kita berhasil merawat taman hati kita ?
Biarlah semua itu tetap menjadi rahasia-Nya
Dan biarlah waktu yang akan menjawab semua itu.
Bukankah waktu jua yang telah mempertemukan kita dan mengijinkan kita merajut benang-benang cinta ini.
Yang dapat kita lakukan hanyalah bersimpuh di hadapan-Nya dan memohon secercah hidayah semoga Allah senantiasa mengizinkan kita tuk menyatukan hati, melangkah bersama meniti jembatan masa depan berdua. Amin.
Posted at 11:47 am by atik
Permalink
Monday, May 16, 2005
Kafemuslimah.com Ali bin Abi Thalib berkata: ”Rasulullah saw membacakan Al Quran kepada kita selagi beliau tidak dalam keadaan junub.” (HR Ahmad, Abu Daud, At Turmudzi, An Nasai dan Ibn Majah). Lebih lanjut Ali ra berkata: “Aku melihat Rasulullah saw mengambil air wudhu seraya membaca Al Qur’an, kemudian bersabda: “Demikian inibagi orang yang tidak junub, adapun orang yang sedang junub maka jangan membawa dan membaca ayat (Al Quran)” (HR Abu Ya’la).
Atas dasar dua hadits tersebut, para ahli fiqh dalam Madzab Empat berpendapat bahwa orang junub haram membaca Al Quran. Tetapi mereka berbeda pendapat jika yang dibaca beberapa ayat saja.
Menurut madzab Maliki, orang junub boleh membaca Al Quran asalhkan sedikit saja dengan niat membentengi diri, seperti membaca ayat Kursi, surat Al Ikhlas dan Al Mu’awidzatain. Imam Ahmad bin Hambal berpendapat, orang junub bolhe membaca satu ayat semisalnya. Imam Abu Hanifah membolehkan orang junub membaca sebagian dari ayat. Menurut madzab Syafi’I, boleh membaca ayat dengan niat dzikir seperti Basmallah, Hamdalah dan Istirja’ (inna illahi…) dan tidak berniat membaca Al Quran. Pendapat dalam madzab Syafi’I ini adalah pendapat yang moderat.
Ketentuan-ketentuan hukum (termasuk vaariasinya) bagi orang junub, berlaku juga bagi orang yang berhadats besar lainnya (haid, nifas, jimak dan wiladah). Kedudukan hukum haid sama dengan hukum orang haid sebagaimana hadits: Orang junub dan orang haid tidka boleh membaca sesuatu dari ayat Al Quran.” (HR Ahmad, At Turmudzi dan Ibnu Majah dari Ibnu Umar).
Atas dasar hadits tersebut para ahli fiqh dalam Madzab empat berpendapat bahwa orang haid haram memabca Al Quran. Demikian pula bagi orang yang nifas, wiladah dan jimak.
Wallahu’alam.
------ diambil dari buletin Ju’at Al Ahsan (Masjid Baitul Ihsan, Jakarta, edisi 73, 16 Juli 2004, bahasan: Dialog, oleh KH Ahmad Ghazalie Masroeri, anggota Komisi Fatwa MUI Pusat).
Posted at 04:04 pm by atik
Permalink
|
|
 |
|
 |
|